Senin, 12 September 2011

Jagalah Penis Anda

Ereksi bagi sebagian besar pria
adalah hal yang mudah untuk
dilakukan, namun ada sebagian pria
yang merasa kesulitan mendapatkan
ereksi.
Sejalan dengan pertambahan usia,
Anda butuh waktu lebih lama untuk
mendapatkan ereksi dan memerlukan
rangsangan baik fisik maupun
psikologis lebih banyak untuk
mempertahankannya. Di saat usia
dua puluh tahunan, mencapai ereksi
adalah soal mudah. Namun saat usia
mendekati 40, hasrat seksual dan
kemampuan penis Anda tidak akan
sebaik sebelumnya, artinya, mereka tak bisa mencapai atau mempertahankan
ereksi yang cukup untuk bersanggama sampai 75 persen dari seluruh
kesempatan yang ada.
Tetapi faktanya, hanya sedikit pria di usia tiga puluh dan empat puluhan
mengalami impotensi, dan banyak hal yang bisa Anda perbuat untuk
mengusahakan agar tidak mengalaminya. Bahkan apabila Anda impoten,
peluang untuk disembuhkan tetap masih ada.
Para dokter sekarang percaya bahwa sekurangnya tujuh di antara sepuluh kasus
impotensi memiliki penyebab fisik, termasuk diabetes, gangguan kelenjar
gondok, aterosklerosis, atau cedera pada penis.
Pengobatan, konsumsi alkohol, merokok dan faktor-faktor psikologis seperti
depresi, stres, dan kecemasan dalam pekerjaan dapat memperumit masalah.
Yang menjadi inti dalam hal ini adalah bahwa apa pun yang menghentikan aliran
darah ke penis Anda akan memperkecil peluang Anda untuk mendapatkan
ereksi.
Akan tetapi jika Anda merawat diri dengan baik, Anda dapat tetap siap siaga,
tetap bergairah, dan tetap mampu berhubungan seks hingga usia lanjut. Tidaak
ada alasan bahwa kemampuan seksual Anda akan berubah karena usia Anda
bertambah asalkan merawat diri secara lebih baik.

Minggu, 04 September 2011

Radiasi Handphone VS Kesuburan Pria


Tahukah Anda bahwa suara dering telepon di saku celana bisa menjadi alarm bahaya bagi sel sperma Anda? Ya, begitulah menurut hasil studi yang menemukan bahaya radiasi ponsel pada kualitas sperma. Hasil beberapa riset telah menunjukkan bahwa pria pengguna ponsel memiliki jumlah sperma lebih sedikit, lebih lambat bergerak dan rusak, dibandingkan dengan pria yang tidak memakai ponsel.
Sebenarnya yang menjadi masalah adalah tempat penyimpanan ponsel tersebut. Sekitar dua bulan lalu, para peneliti dari Afrika Selatan menemukan bahwa pria yang membawa ponselnya di pinggul atau di kantong celana bagian depan memiliki sperma yang lebih lambat dalam berenang dan juga lebih sedikit konsentrasinya. Padahal keduanya sangat berpengaruh pada kesuburan seorang pria.
Bahkan, penelitian terbaru yang dilakukan oleh para peneliti dari Turki mengenai efek radiasi dengan subyek sel sperma manusia di dalam cawan patri yang diberi paparan radiasi ponsel selama satu jam, menunjukkan bahwa paparan tersebut menyebabkan sperma menjadi abnormal, sehingga kesulitan mencapai sel telur.
Joel Moskowitz, Ph.D, direktur Universitas California, Berkeley Center for Familiy and Community Health menghimbau kepada para pria yang masih berada di usia reproduksi dan terbiasa menaruh ponselnya di saku celana, untuk mewaspadai hasil riset ini.
Hasil yang sama juga ditunjukkan pada penelitian lain yang dilakukan pada tikus percobaan. Para peneliti meletakkan tikus-tikus dalam kandang khusus dengan ponsel ditaruh 2 inci dari dasar kandang selama 6 jam setiap hari selama 18 minggu. Setelah usai, para peneliti menemukan penurunan prosentasi sperma hidup sebesar 25 %, dari sebelumnya 70 %, dan sel sperma tikus-tikus itu juga saling menempel sehingga tidak bisa membuahi sel telur.
Namun, Moskowitz mengatakan hasil penelitian ini belum mencapai kesimpulan karena mekanisme radiasi pada perubahan sel sperma belum diketahui. Salah satu teori menyebutkan ponsel akan memanas ketika digunakan sehingga akan meningkatkan suhu di sekitar organ genital pria ketika disimpan dalam saku celana.
Hipotesis lain menyatakan hal itu berkaitan dengan frekuensi elektromagnetik yang dipancarkan ponsel. Baik sel tubuh atau ponsel memancarkan frekuensi elektromagnetik dan radiasi frekuensi yang tinggi akan diserap tubuh hingga ke jaringan sehingga meningkatkan gerakan molekuler di dalam sel tubuh.



Jumat, 02 September 2011

Tips Menjaga Kesehatan Mr.P


Untuk menjaga kesehataan Mr.P, para Pria bisa melakukan langkah-langkah berikut:
1. Olahraga dengan berlari, jangan berjalan. Semakin bugar tubuh Anda,
maka semakin sering Anda mampu berhubungan seksual, dengan baik.
Sebuah studi memperlihatkan, 78 pria sehat tetapi tidak aktif mulai
berlatih aerobik tiga hingga lima hari dalam seminggu, masing-masing
selama satu jam. Selama penelitian itu, tiap orang menulis buku harian
tentang kegiatan seksual mereka. Hasilnya menunjukkan bahwa
kehidupan seks para pelaku aerobik itu sangat meningkat. Sementara itu,
kehidupan seks mereka yang hanya berjalan-jalan santai hanya berubah
sedikit. Tidak peduli jenis aerobik mana yang Anda pilih, yang penting
Anda mengerjakannya, paling tidak tiga kali dalam seminggu dan tiap kali
berlangsung selama dua puluh menit. Berlari, berenang, dan bersepeda
merupakan pilihan-pilihan yang baik.
2. Berhenti merokok. Merokok mempercepat pembentukan endapanendapan
dalam arteri jantung, maka proses yang sama dapat terjadi pada
pembuluh-pembuluh darah yang memasok darah ke penis. Sekarang
merokok telah dipandang sebagai faktor utama dalam masalah ereksi dan
hal tersebut dimulai ketika usia Anda menginjak 40 tahun. Maka
berhentilah merokok sekarang juga, demi kesehatan penis Anda.
3. Kurangi makanan berlemak. Dalam hal makanan, yang penting adalah
membatasi asupan lemak. Sekali lagi logika mengatakan bahwa yang baik
untuk arteri pemasok darah ke jantung juga akan baik untuk arteri
pemasuk darah ke penis. Direkomendasikan para dokter bahwa diet untuk
menjadi pria perkasa adalah diet rendah lemak, dengan hanya 20 persen
kalori berasal dari lemak. Apabila Anda makan 2500 kalori per hari, berarti
batas asupan lemak Anda adalah sekitar 50 gram. Untuk mulai dengan
arah yang benar, bacalah label makanan yang Anda beli, cari produkproduk
miskin lemak dan tanpa lemak, hindari gorengan, pindah ke susu
skim dan makan cukup buah-buahan dan sayuran segar setiap hari,
ditambah kira-kira 75 gram ikan, daging ayam, atau daging merah tanpa
lemak.
4. Cermati rekasi obat yang anda pakai. Ratusan obat dapat menyebabkan
impotensi sebagai efek samping, termasuk diuretik, penurun darah tinggi
lain, beberapa obat antidepresi, dan antipsikotik. Tanyakan kepada dokter
atau apoteker apakah obat yang Anda minum dapat membuat Anda
bermasalah.
5. Jangan terlalu gemuk. Kelebihan berat badan dapat menyebabkan
panjang penis Anda berkurang. Penelitian tidak resmi terhadap sejumlah
pria kegemukan menunjukkan bahwa sampai batas tertentu, seorang pria
yang kegemukan akan mendapatkan kembali panjang dua setengah cm
penisnya untuk setiap 17 kilogram berat badan yang dihilangkannya. Ini
insentif yang tidak buruk bagi seseorang yang benar-benar kegemukan.
Akan tetapi yang jelas, mempertahankan berat tubuh yang ideal akan
mengurangi risiko tekanan darah tinggi dan diabetes, karena keduanya
dapat merusak kemampuan ereksi Anda.
6. Hindari alkohol. Alkohol adalah depresan yang berfungsi memperlambat
refleks, termasuk dalam hal hubungan seksual. Alkohol di sampingmerusak kemampuan seksual secara langsung, bila dikonsumsi secara
berlebihan dalam jangka panjang dapat berpengaruh langsung terhadap
testis, mengurangi produksi hormon testosteron dan mengganggu
keseimbangan hormon dan bahan kimia otak yang diperlukan untuk
menghasilkan ereksi.
7. Jagalah penis Anda dari luka. Cedera penis sering menjadi penyebab
impotensi, cedera pada penis bisa menyebabkan pecahnya dinding
berserat yang berfungsi menahan tekanan ketika ereksi terjadi. Kerusakan
yang terjadi diibaratkan seperti yang dialami oleh dinding ban mobil ketika
pecah karena menabrak- trotoar dalam kecepatan terlalu tinggi. Posisi
yang paling memungkinkan peristiwa ini terjadi adalah ketika wanita
berada di atas, karena sewaktu-waktu penis dapat terlepas dari vagina,
dan bila kurang hati-hati si wanita dapat menekuk penis ke arah yang
salah. Selain tertekuk ke arah yang salah selama berhubungan seks,
kecelakaan sepeda dan hantaman pada selangkangan juga dapat
merusak penis serta testis.
Semoga bermanfaat

Kamis, 01 September 2011

Menjaga Kesehatan Mr.P



Ereksi bagi sebagian besar pria
adalah hal yang mudah untuk
dilakukan, namun ada sebagian pria
yang merasa kesulitan mendapatkan
ereksi.
Sejalan dengan pertambahan usia,
Anda butuh waktu lebih lama untuk
mendapatkan ereksi dan memerlukan
rangsangan baik fisik maupun
psikologis lebih banyak untuk
mempertahankannya. Di saat usia
dua puluh tahunan, mencapai ereksi
adalah soal mudah. Namun saat usia
mendekati 40, hasrat seksual dan
kemampuan penis Anda tidak akan
sebaik sebelumnya, artinya, mereka tak bisa mencapai atau mempertahankan
ereksi yang cukup untuk bersanggama sampai 75 persen dari seluruh
kesempatan yang ada.
Tetapi faktanya, hanya sedikit pria di usia tiga puluh dan empat puluhan
mengalami impotensi, dan banyak hal yang bisa Anda perbuat untuk
mengusahakan agar tidak mengalaminya. Bahkan apabila Anda impoten,
peluang untuk disembuhkan tetap masih ada.
Para dokter sekarang percaya bahwa sekurangnya tujuh di antara sepuluh kasus
impotensi memiliki penyebab fisik, termasuk diabetes, gangguan kelenjar
gondok, aterosklerosis, atau cedera pada penis.
Pengobatan, konsumsi alkohol, merokok dan faktor-faktor psikologis seperti
depresi, stres, dan kecemasan dalam pekerjaan dapat memperumit masalah.
Yang menjadi inti dalam hal ini adalah bahwa apa pun yang menghentikan aliran
darah ke penis Anda akan memperkecil peluang Anda untuk mendapatkan
ereksi.
Akan tetapi jika Anda merawat diri dengan baik, Anda dapat tetap siap siaga,
tetap bergairah, dan tetap mampu berhubungan seks hingga usia lanjut. Tidaak
ada alasan bahwa kemampuan seksual Anda akan berubah karena usia Anda
bertambah asalkan merawat diri secara lebih baik.

Rabu, 31 Agustus 2011

Video Pembuka

video

Mr.P


TIPS & INFORMASI INI GRATIS !!!
Anda sedang pusing karena pasangan anda kurang puas dengan ukuran Mr. P Anda? Sedangkan Mak Erot sudah meninggal dunia. Orang-orang yang mengaku memiliki keahlian seperti Mak Erot saat ini juga sudah menjamur, salah-salah setelah dipijat Mr. P Anda malah jadi ciut.
Sudahlah… daripada cari yang ngga pasti. Mendingan cobain praktek tips-tips yang sudah kami buat di sini. Sudah banyak orang-orang yang Mr.P-nya tumbuh menjadi makin besar dan perkasa setelah mempraktekan teknik-teknik yang ada di sini.
Semua informasi teknik untuk membesarkan Mr. P di sini adalah GRATIS !!!
Tunggu artikel berikutnya ya..